ASAL USUL KAMBANGAN
Kambangan
merupakan salah satu dukuh di desa menawan kecamatan gebog kabupaten
kudus.Terletak diantara pager serni
dan pager lading .Pager sebutan untuk sebutan sebuah anak
gunung yang memanjang.
Jauh
sebelum desa kambangan berpenduduk,desa kambangan merupakan hutan belantara
yang jauh dari kota dan pusat keramaian.tidak berpenghuni dan hanya terdapat
tumbuhan – tumbuhan dan hewan –hewan liar.
Singkat
cerita,ada seorang pangeran dari sebuah kerajaan yang bernama pangeran Honggo
tuno yang melarikan diri dari kerajaannya karena di jodohkan orang
tuanya dengan wanita yang tidak ia cintai.Ia pergi meninggalkan kerajaannya
sampai berhari – hari.Ia merantau menyusuri hutan,gunung,dan sungai – sungai.Di
tengah perjalanan tiba hujan turun begitu deras.Ia memutuskan untuk berhenti
sejenak untuk berteduh dan beristurahat .Hujan reda,ia melanjutkan
perjalanannya kembali.Ternyata hujan deras yang sempat mengguyur tadi
mengakibatkan sungainya menjadi banjir besar.Hingga warnanya berubah menjadi
coklat kehitam – hitaman.Sangking derasnya air ia tidak berani untuk
menyeberang.Ia naik disebuah batu yang besarnya hanya cukup untuk ia duduki
saja.Batu itu mulai bergerak dan mengapung karena dorongan air yang sangat
deras hingga bisa menyeberangkan pangeran honggo
tuno ke seberang sungai.Sejak saat itu ia bermukin dan tinggal dengan cara
bercocok tanam .Ia kembali ke kota untuk mencari pendaping hidup.setelah ia
medapatkannya ia kembali lagi ke tempat ia bermukim semula. Beberapa tahun
kemudian ia mempunya seorang putra dan semakin banyak pula orang yang bermukin
disana.
Karenabatunya
bisa terapung dalam istilah jawa disebut kemambang
maka tempat itu dijadikan sebuah desa yang disebt kambangan yang artinya
terapung.Hingga saat ini sudah banyak dukuh – dukuh yang lain seperti
jigung,germalang,jambe,nogosari,genting,kelir,dersoyo,dan masih banyak lagi.